Entah ini
malam keberapa yang aku habiskan dengan keluh kesah. Dan aku tidak ingat
keberapa kalinya aku kembali mematahkan niat kuat sebelumnya untuk berhenti galau. Tapi nyatanya sekarang aku
benar-benar menghabiskan malam tanpa sesuatu yang berarti. Begitu banyak alasan
yang aku cari. mungkin karena akhir bulan? Uang sakuku tidak lagi banyak? Apa karena sejak pagi sibuk, dan malam
tiba-tiba bebas tugas? Apa karena dikost, aku kangen rumah? Apa karena harus
minum obat yang pahit buat sakit mataku? Atau mungkin karena semua itu,
ditambah lagi kamu yang meyibukan diri.
Tapi kepedihan
malam ini, terasa jelas bersumber dari perasaanku yang tiba-tiba merasa kita
begitu jauh. Bukan karena kita tidak lagi merindukan, menyayangi atau
mencintai. Tapi lebih sederhana dari itu, jarak secara nyata benar-benar
menghalangi kita. Bagaimana aku bisa mengahabiskan malam ini dengan senyum,
ketika kamu disana mempunyai masalah, tanpa bisa aku bantu? tanpa tahu, apa
yang kamu butuhkan kecuali waktu menenangkan diri.
Sayang, kenapa
membuatku menebak-nebak apa yang terjadi? membuat aku benar-benar membenci
jarak ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar